Dare To Say #1 - Tiojakin's WINTER DREAMS... Why Can't I?

by - Sunday, March 02, 2014


Baru nongol karena ada GAnya? Jangan sembarangan nuduh, kan emang gini kelakuan saya #JEDUK A___A Haha yes yes namanya juga ikhtiar, mengupdate blog dan sebagainya ya silakan saja be my guest (?), karena sejujurnya saya udah cukup lama tertarik sama "meme" ini (ini meme kan ya?) tapi ngerasa kalau cara menilai saya pada suatu bacaan selama ini rasanya gak pernah terlalu kontradiktif atau gimana :-?  Heran, padahal ngaku-ngaku setia tapi mikirin buku-buku yang udah dibaca kok kadang suka angin-anginan hehe... mungkin aja yang saya pikirin soal buku-buku yang udah saya baca itu lebih banyak ke konsumsi pribadi yang belum bisa saya tata dalam wadah tertulisnya, ocehan spazzing di twitter sih jangan dihitung =))

Ah, ngomong-ngomong soal angin-anginan, buku yang ingin saya feature kan dalam meme ini juga punya tokoh yang saya impresikan sedemikian juga :B ...setelah selesai membacanya dan menyisakan diri saya yang ngerasa gak puas secara mental (?). Padahal, awalnya saya berharap kalau buku ini jenis-jenis yang "good-books-that-help-you-than-just-reading-self-help-books" (iya, ada sedikit sitasi di sini, memang ada tokoh siapa gitu yang ngomong sesuatu seperti itu) berdasar review yang saya baca. Terlebih lagi judulnya yang memuat kata "winter" itu juga menggoda "proses seleksi" saya karena saya terpesona sama musim-bule yang satu itu mumpung saya belum pernah ngerasaiin winter ala Barat/Eropa nya, hha.

Rating awal: 4
(dari lima bintang mengikuti skala Goodreads *terus teringat sama makul Pengukuran, oke fokus*)

Berlanjut membacanya sampai akhirnya mengakhiri ceritanya, saya terpaksa harus menghadapi kenyataan (#..) kalau apa yang saya harapkan di awal ternyata mewujud jadi sebuah angan ilusi (...) belaka yang rasanya "hampa" (apakah ini judgement yang kejam dari seorang pembaca/reviewer sotoy macem saya >< maaph kakak). Tokoh utamanya yang menceritakan cerita dari sudut pandang "aku"nya jadi semacam saya "kambinghitamkan" karena saya menilai "penuturannya" masih terlalu angin-anginan dan gak membuat saya terhubung dengan peristiwa bahkan perasaan "berarti" yang mungkin sudah dilewatinya sepanjang cerita (atau musim = =a).

Bukan, bukannya saya sama sekali gak bisa menikmati baca novel ini - saya suka "merasakan" atmosfer "dreamy"-condong-ilusi nya yang membuat novel ini terkesan "laid-back" nan "serene", pengarangnya jelas bukan orang baru dalam seni menulis. Saya juga menikmati beberapa dialog yang ada, terutama dialog tokoh Nicky (tokoh utamanya) dengan mentor di kelas menulis kreatifnya. Saya juga menganggap kalau sang pengarang tidak membuat pembaca perempuan tidak nyaman dengan menggunakan 1st POV untuk tokoh laki-laki.

Hanya saja saya cukup "kecewa, sedih, kesel" karena saya merasa tidak dapat menemuan "muatan" dari novel ini dengan sesuatu yang bisa "dikenang" setelah menutupnya. Padahal banyak peristiwa yang terjadi sepanjang cerita, banyak orang yang sang tokoh temui dan sebagainya, cuma saya merasakan bahwa apapun hal "berarti" yang menjadi "maksud" atau "inti" dari semua itu tidak sampai pada saya. Contoh yang menjadi salahsatu yang mengganggu saya karena it did happened to me: Dengan sudut pandang orang pertama, saya bahkan gak bisa memahami bahwa dari sekian banyak petualangan asmaranya, ternyata dia malah jatuh cinta sama orang yang gak seharusnya untuk dia. Lalu tentunya saya juga gak bisa memahami gimana hidupnya kemudian berlanjut dengan hal ini (#..). Menerangkan "kekecewaan" (atau malah "kefrustrasian") saya lagi di sini rasanya paling hanya upaya pengulangan aja sih dari apa yang sudah saya sampaikan di reviewnya.

Sebenarnya novel ini maksudnya apa, sih, akhirnya? =')) Should I consider re-reading it?

Rating akhir: 2.5 ><

Kalau Anda juga punya curahan hati tersendiri tntang suatu buku, ayo deh ikutan juga:
1. Follow Me:Book admirer atau tambahkan di blogroll kamu. Bisa juga follow lewat email
2. Buat posting tentang buku yang kamu baca dan ternyata tidak sesuai dugaan, harapan, rating GR, rekomendasi teman, baik lebih bagus atau lebih jelek. Kasih tau apa yang awalnya kamu harapkan (rating awal) dan apa yang kamu dapatkan (rating akhir). Underrated or overrated? :D
3. Oh ya, boleh juga kok kalau kamu mau share pengalaman kamu tentang komen yang muncul soal buku yang udah kamu baca/review. Banyak yang menganggap kamu menilai suatu buku terlalu rendah/tinggi? Silahkan sampaikan pembelaanmu dengan baik :P
4. Masukkan link postingan kamu ke Mr.Linky yang sudah disediakan di akhir post. Kalau mau, boleh tambahkan button ‘Dare to Say’ juga di postinganmu :D
5. Posting dilakukan setiap tanggal 23. Tapi, Mr. Linky akan dibuka sampai dengan tanggal 22 bulan berikutnya. Jadi, waktu posting tetap satu bulan :D

You May Also Like

2 comments

  1. Yeay, bukunya Maggie Tiojakin, aku cuma pernah baca namanya di cover buku yang ada di perpus. Hmm... sedikit kurang tertarik juga sama buku di atas gara-gara covernya terlalu dark *eh nilainya dari cover ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah, di perpus mana kah? Keren juga ada bukunya tante (??) Tiojakin x))
      Hha, iya ya, covernya kayak awang-awangan juga O Oa well mungkin pertimbangannya biar sesuai sama ceritanya? #plak

      Delete