Riordan, Rick. THE DEMIGOD DIARIES.

by - Sunday, August 18, 2013

Yo, Pahlawan 8D who’s not excited with more and more stories of Olympians from Mr. Riordan 8D

Setelah lama menamatkan Percy Jackson and The Olympians, lalu melanjutkan dengan mengikuti seri Heroes of Olympus yang melepas kangen dengan rasa petualangan baru (eah – meski masih harus bersabar menunggu House of Hades terjemahan Indonesia), lebih banyak demigodly stories are never be wrong to enjoy.

Demigod Diaries ini semacam kumpulan relatable spinoff stories yang juga mengupas “pertanyaan-pertanyaan” di Olympians universe yang belum sempat terjawab semuanya, dalam petualangan-petualangan yang tidak semasiv cerita utamanya namun tetap SERU 8D Buku ini sendiri memuat tiga cerita “spinoff” dari Mr. Riordan ditambah satu cerita debut anak dari Mr. Riordan yang judulnya Putra Sihir. Plus lagi, dilampirkan semacam featurette-featurette (?) yang bukan secara teknis cerita tapi oke juga lah terima aja kalau saya =))



Buku Harian Luke Castellan menceritakan jaman-jaman masa lalu yang seakan tidak sebermasalah yang sudah terjadi (halah) ketika Luke masih bertualang dengan Thalia Grace (ditambah Annabeth Chase yang join belakangan). Yang diceritakan, sewaktu mereka terjebak di rumah Halcyon Green tempat mereka dituntun ke “harta karun” yang dimaksudkan untuk disimpan Thalia (spoiler sedikit) – dengan beberapa revelations yang seru untuk diketahui antara lain mengenai gambaran kemampuan seorang putra Hermes dan tanda-tanda masa depan Luke yang nampak penuh ketidakpastian yang pitiful, halah.

Percy Jackson dan Tongkat Hermes barulah giliran menceritakan di masa yang post-perang-titan, yang masih bisa rada-rada hepi dengan Percy yang baru pacaran dengan Annabeth. Meski, piknik romantis mereka harus dipotong dengan “misi underground” yang diberikan Hermes, di mana ternyata Percabeth harus melawan musuh yang memberikan clue untuk seri Heroes of Olympus, yup, raksasa 8D (hoi). Sebagai penggemar Hermes saya senang bisa mengikuti cerita ini, karena keterlibatan Hermes di sini terasa seperti nilai tambah yang menyenangkan 8D

Then, di cerita Leo Valdez dan Misi Menemukan Buford latar waktunya sudah masuk dalam timeline seri Heroes of Olympus, dengan adanya demigod Romawi Jason Grace dkk. yang sudah join bareng di Camp Halfblood. Leo Valdez si putra Hephaestus – yang juga karakternya bikin minta disayang karena lucu (…) - ceritanya kehilangan meja mekanisnya (namanya Buford 8D) sewaktu asik bekerja di Bunker Sembilan – semacam workshop rahasia kabin Hephaestus yang ditemukannya beberapa waktu lalu (spoiler dikit bagi yang belum baca Heroes of Olympus 8D). Yak, lalu begitulah Leo serta Jason Grace putra Jupiter dan Piper McLean putri Aphrodite pun mencari sampai di bagian hutan Camp Half-Blood yang rawan karena masih dikeliaranin segerombolan “peri jahat” pengikut Dionysius \m/ Bisa dibilang cerita penyeling yang seru sebelum perjalanan para demigod joinan Yunani-Romawi memulai perjalanan besar mereka di seri Heroes of Olympians 8D

Terus yang Putra Sihir ini, the last but not least, bisa dibilang secara nggak terekspektasikan ternyata KEREN BANGET nggak kalah dengan tulisan Mr. Riordan 8D Ceritanya memang mengungkap lebih banyak explorable things uncovered, karena intinya memuat tentang kelanjutan nasib (?) demigod di pihak Kronos yang kalah di Perang Titan, terus juga misteri mengapa monster selalu bisa menemukan demigod 8D. Di cerita yang ini juga melibatkan peran seorang manusia (biasa, kayak kite-kite ini lah, haha 8D) yang namanya Dr. Claymore si ahli kehidupan setelah mati (semacam itu) sewaktu dia dipertemukan dengan Alabaster putra Hecate yang tahu ilmu sihir begitu, tapi dikejar-kejar monster Lamia 8D.
"Alabaster, kau tadi bilang bahwa pahlawan tidak mati. Kau mungkin benar, tapi satu hal yang bisa kukatakan. ...aku bukan pahlawan."
Saya suka banget dengan hubungan son/father-alike di antara Claymore dan Alabaster yang terbangun di sepanjang ceritanya Putra Sihir ini >< apalagi dengan melibatkan sifat Dr. Claymore yang skeptis dan rasional serta Alabaster yang bitter-bitter pitiful gitu tapi tetep punya sisi keren 8D terus saya juga suka sama atmosfer cerita ini yang terasa lebih “gelap”, mungkin dari penceritaannya yang distinguished dari Mr. Riordan.

Soal lampiran-lampiran featurette-nya, antara lain ada semacam kuis kecil-kecilan (yang gak terlalu saya gubris karena “cuma” tentang alias-alias dewa Yunani/Romawinya), terus ada wawancara sama ular di Tongkat Hermes itu, pasangan George dan Martha yang juga jadi karakter yang saya suka 8D. Aaand ada potret-potret ilustrasi beberapa demigod maincast (di buku ini, setidaknya) 8DDb meski nggak ada ilustrasinya Alabaster (uhuk).


Rating keseluruhan setelah ramblingan panjang saya yang nggak memermasalahkan apa-apa dari buku ini? BACA AJA GIH 8D
Dapatkan bukunya di sini :D

You May Also Like

0 comments