Penerbit: Katherine Tegen Books
Tahun terbit: 2013
Edisi: E-book, bahasa Inggris
"Genre": Dystopia, Young-Adult, Teen, Action, Romance
Mesti mulai dari mana sih guys kalau ngomongin trilogi yang saya habisin dalam (kurang lebih) sembilan hari ini? #nyombongkeleus
Awalnya memang saya dibuat mupeng memang sama “premis” cerita ini yang intinya merupakan dystopia “topi-seleksi” (entah saya baca ungkapan ini dari mana, lupa, Goodreads kayaknya) yang mengharuskan orang di “semesta cerita”nya memilih suatu faksi yang akan menentukan cara hidup mereka di masa depan. Faktor mengapa sampai ada istilah “topi-seleksi” nyangkut di situ tadi pun sebenarnya nyambung sama konsep di mana orang-orang memilih faksi yang menilai tinggi “sifat diri” yang dianggap penting. Seperti halnya Gryffindor yang menghargai tinggi keberanian, Ravenclaw yang menghargai tinggi inteligensi dan seterusnya^^ Faksi sendiri kalau menurut terjemahannya dictionary.com: “a group or clique within a larger group, party, government, organization, or the like” di mana kalau dalam trilogi Divergent ini, larger group yang dimaksud adalah berbentuk suatu pemerintahan di sebuah kota. *setengah nyotoy sebenarnya, nyadar gak sampai sini? #plak* Coba aja mengecek nama-nama faksi di cerita ini ke kamus, sebenarnya nama faksi dalam trilogi ini seperti diambil dari kata lain “nama sifat” yang diwakili masing-masing.
